Budidaya Cacing Tanah Super

 

Cacing tanah merupakan kelompok hewan melata kelas rendah yang sering kita jumpai di area persawahan atau di tanah yang terus lembab atau basah. Cacing tanah ini merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Bagi sebagain orang hewan melata ini sangat menjijikkan karena warnanya yang coklat pekat kehitaman. Namun perlu anda ketahui cacing tanah yang menjijikan ini memiliki andil dalam kesejah teraan masyarakat, cacing tanah ini membantu dalam menyuburkan tanah dalam sektor pertanian. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Bali menyatakan bahwa keseuburan tanah dipengaruhi oleh adanya kotoran dari cacing tanah yang berada dan tinggal di tanah tersebut. Kemudian untuk sektor perikanan cacing tanah ini merupakan pakan ikan terbaik yang ada. Sekarang banyak masyarakat yang memlakukan budidaya cacing tanah.

 

Jenis dan Manfaat Budidaya Cacing Tanah

Jenis cacing tanah sangat banyak, namun hanya beberapa saja yang banyak dibudiyakan karena bebarapa faktor yang mempengaruhi cacing tanah. Budidaya cacing tanah yang sering digunakan adalah jenis cacing tanah Pheretima, Periony dan Lumbricu. Ketiga dari cacing tanah tersebut sangat mudah untuk dibudidayakan karena cacing tersebut senang tinggal di tanah yang memiliki unsur tumpukan sampah dapur, atau pupuk kandang.

  1. Cacing Tanah Lumbricu. Cacing tanah ini berbentuk pipih, hewan ini memiliki segmen 90- 195, klitelum yang terletak pada segmen hanya sekitar 27-32. Cacing ini sangat lemah jika di tempatkan bersama dengan cacing lainnya karena bentuk tubuhnya yang kecil munggil, namun jika cacing tanah ini di budidayakan dengan benar dan tepat maka akan menghasilkan cacing tanah yang memiliki ukuran badan yang lebih besar dari jenis cacing yang lainnya.
  2. Cacing Tanah Pheretima. Cacing tanah ini berbentuk gilik panjang dengan warna silindis merah keunguan. Segemennya adalah 95-150, dengan panjang klitelum pada segmen 14-16.
  3. Cacing Tanah Perionix. Cacing satu ini memiliki bentuk tubuh gilik berwarna unggu tua hingga merah kecoklatan. Segmennya adalah 75-175 dan klitelum 13-17. Cacing jenis ini sanagat manja dan anda perlu melakukan penangan khusus ketika membudidayakannya.

Dari ketga cacing aiatas yang paling mudah dibudidayakan adalah jenis Lumbricu. Untuk manfaat dari cacing-cacing tersebut adalah

  1. Sebagai pakan hewan ternak yaitu ikan dan unggas, karena cacing memiliki kandungan protein yang tinggi.
  2. Sebagai bahan baku yang digunaka untuk membuat obat, sperti digunakan untuk obat demam, sakit reumatik, sakit gusi hingga sakit tyfus.
  3. Bahan baku untuk membuat kosmetik seperti pelembab kulit dan lipstik.
  4. Sebagai makanan manusia, ada beberpa masyarakat yang menggunakan cacing sebagai makanan, karena mengandung banyak protein dan dapat menyembuhkan beberpaa jenis penyakit juga.

 

Persiapan Media Budidaya Cacing Tanah

 

Untuk beternak atau budidaya cacing tanah diperlukan media atau bahan-bahan atau tempat yang akan digunakan untuk budidaya. Yang perlu dilakukan adalah

  1. Tanah yang digunakan untuk membudidayakan cacing tanah atau tempat tinggal cacing harus memiliki bahan organik yang cukup banyak.
  2. Bahan yang organik tersebut seperti kotoran oraganik, sampah daun-daun, bangkai hewan lain dan lain sebagainya karena cacing ini menyukai jenis media yang mudah membusuk begitu juga dengan makanannya.
  3. Cacing tanah memerlukan tanah asam dengan pH 6-7,2 dengan pH tersebut cacing tanah akan tumbuh dengan baik.
  4. Media tempat tinggal cacing harus memiliki kelembapan 15-30%.
  5. Menetasnya kokon dan pertumbuhannya memerlukan suku 15-25°.
  6. Lokasi untuk budidaya dapat di lakukan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung namun mudah diawasi.

Untuk memiliki budidaya cacing tanah yang bagus anda dapat menggunakan vitamin cacing tanah ini di agen nasa untuk menambah keberhasilan dalam budidaya cacing anda.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *