Pengertian, Ciri, Filum, dan Contoh Hewan Invertebrata

Hewan Invertebrata atau Avertebrata adalah suatu istilah untuk kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Istilah ini diungkapkan oleh Chevalier de Lamarck, seorang ahli biologi asal Perancis, dalam buku karangannya “Filsafat Zoologi” (1809). Lamark membagi kelompok ini menjadi dua, yaitu Insecta (serangga) dan Vermes (cacing). Kini, avertebrata sudah diklasifikasikan lebih dari 30 sub-fila mulai dari organisme yang simpel seperti porifera dan cacing pipih hingga organisme yang lebih kompleks antara lain mollusca, echinodermata, arthropoda, dan lain-lain. Sebagian besar hewan di bumi ini adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Beberapa contohnya antara lain, cacing, cumi-cumi, ubur-ubur, serangga, dan hydra. Sedangkan untuk hewan yang memiliki tulang belakang ia menyebutnya dengan istilah vertebrata. Beberapa contoh hewan vertebrata diantaranya adalah, katak (amfibia), ikan hiu (pisces), komodo (reptiles), burung cendrawasih (aves), dan sapi (mamalia).

Setiap hewan di bumi ini pasti memiliki ciri-cirinya masing-masing. Ini menunjukkan bagaimana besarnya kekuasaan Tuhan sang Maha Kuasa.

Berikut ini adalah ciri-ciri dari hewan Invertebrata:

  1. Tidak memiliki tulang belakang atau backbone
  2. Berukuran kecil, tidak memiliki struktur yang begitu kompleks daam tubuhnya
  3. Tidak memiliki tulang endoskeleton keras.

Endoskeleton adalah kerangka tulang atau berbasis tulang rawan yang ada sepenuhnya di dalam tubuh hewan.

  1. Bereproduksi secara seksual
  2. Bertahan hidup secara heterotrof atau hewan yang tidak bisa membuat makanan sendiri.
  3. Mudah beradaptasi dengan lingkungan, sehingga mampu bertahan hidup cukup lama
  4. Termasuk organisme multiseluler, hanya saja tidak memiliki dinding sel
  5. Memiliki kerangka dalam berupa tulang dan memiliki kerangka luar, serta memiliki tulang tengkorak
  6. Memiliki banyak jaringan
  7. Bernafas melalui kulit
  8. Memiliki sistem pernafasan, sistem morfologi, dan sistem pencernaan yang sederhana, lebih sederhana daripada hewan vertebrata
  9. Mayoritas hewan porifera bisa bergerak kecuali porifera dewasa
  10. Tubuhnya dibagi menjadi tiga bagian yaitu, kepala, dada, dan perut.

Selanjutnya adalah klasifikasi fillum hewan yang tak bertulang belakang  sebagai berikut :

  1. Protozoa

Berasal dari bahasa Yunani: Protos yang berarti pertama, dan Zoon yang berarti hewan. Dapat disimpulkan bahwa protozoa adalah hewan pertama. Dengan ukurannya yang sangat kecil, hewan ini hanya bisa dilihat menggunakan mikroskop. Protozoa berhabitat di air atau setidaknya tempat yang basah dan mampu membentuk kista untuk dapat bertahan hidup.

  1. Porifera

Porifera/ spons ini memiliki banyak pori pada tubuhnya. Hewan ini berhabitat di laut dan di air tawar. Porifera bertahan hidup dengan memakan partikel dan bakteri melalui celah-celah spons di tubuh mereka.

  1. Artropoda

Artropoda adalah filum yang paling besar dalam dunia hewan dan mencakup serangga, laba-laba, udang, lipan, dan sejenisnya. Artropoda memiliki ciri khusus yaitu tubuh bersegmen.

  1. Annelida

Hewan ini merupakan cacing dengan cincin kecil. Contoh : cacing tanah, pacet, dan lintah.

  1. Coelenterata

Hewan ini memiliki tubuh yang berongga. Klasifikasinya dibagi menjadi tiga yaitu, Hydrozoa, Scypozoa, dan Anthozoa.

  1. Platyhelmintes

Disebut juga dengan cacing pipih, bersifat parasit dan menempel pada organisme lain.

  1. Mollusca

Merupakan hewan triploblastik selomata yang bertubuh lunak, seperti siput, kiton, cumi-cumi, dan sejenisnya. Perlu diketahui bahwa cumi-cumi dikatakan sebagai hewan invertebrata yang paling cerdas karena memiliki berbagai fitur kompleks yang mirip dengan otak manusia. Mereka juga memiliki rasa ingin tahu terhadap lingkungan sekitarnya.

  1. Nemathelmintes

Merupakan cacing gilig yang memiliki tubuh berbentuk silinder dengan ujungnya meruncing.

  1. Echinodermata

Hewan ini memiliki kulit yang berduri seperti bintang laut, teripang, dan sejenisnya. Echinodermata memiliki kemampuan melakukan regenerasi bagian tubuhnya yang hilang.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *